fbpx
Kab. Blora, Jawa Tengah
0877 3919 7638

10 Tips Untuk Ibu Menyusui

Salah satu hal utama yang harus anda lakukan sebagai ibu yang baru melahirkan adalah menyusui bayi anda. Walaupun proses menyusui adalah hal yang sangat alami, mungkin anda masih khawatir tidak dapat memberikan yang terbaik untuk bayi anda. Untuk itu, kami membuat 10 tips menyusui untuk anda yang baru melahirkan.

  1. Perhatikan Tanda dari Bayi Anda

Jangan tunggu bayi anda menangis untuk menyusui bayi anda. Anda bisa mempelajari tanda-tanda yang diberikan bayi anda saat ia lapar:

  • Menengok ke atas atau mengangkat kepala berkali-kali.
  • Membuka dan menutup mulut.
  • Menjulurkan lidah.
  • Menyedot benda apapun yang ada di dekatnya

Apabila anda melihat tanda-tanda ini dari bayi anda, coba berikan ASI secepatnya. Bayi anda akan sangat senang bila ia tidak harus menangis untuk mendapatkan minum, dan anda akan membangun hubungan yang lebih kuat dengan buah hati anda.

  1. Biarkan Bayi Anda Yang Menentukan Seberapa Sering dan Berapa Lama Anda Menyusui.

Sebetulnya, bayi anda lebih tahu kebutuhannya daripada anda. Biarkan si bayi yang menentukan seberapa sering dan seberapa lama anda menyusui. Selain itu, tidak perlu membangunkan bayi anda yang sedang tidur karena anda merasa sudah terlalu lama ia tidak minum. Biarkan ia tidur dengan tenang dan berikan ASI setelah ia bangun.

  1. Cari Posisi Paling Nyaman Saat Menyusui

Anda akan sering menggendong dan menyusui bayi anda dalam jangka waktu yang lama. Bila anda melakukan ini dalam posisi yang tidak nyaman, anda akan cepat merasa pegal dan kelelahan. Apabila ini dilakukan terus-menerus, anda akan merasakan sakit pada bahu, punggung dan leher anda.

Kami merekomendasikan 2 posisi yang nyaman untuk menyusui:

  • Berbaring dengan posisi miring dan bayi anda menghadap anda.
  • Duduk dalam posisi bersender dan bayi anda berbaring dalam dekapan anda.

Tempat tidur dengan banyak bantal dan guling untuk menopang punggung dan lengan anda akan sangat membantu untuk mendapatkan posisi yang paling nyaman untuk menyusui. Semakin nyaman posisi anda dalam menyusui, bayi anda juga akan merasakan hal yang sama.

  1. Relaks

Selain menemukan posisi yang nyaman, cobalah untuk relaks dan tidak tegang saat menyusui. Bayi anda dapat merasakan bila anda tidak relaks atau tegang saat anda menyusui, dan ia juga akan merasa tidak tenang.

Carilah suasana yang nyaman dan tenang, tarik beberpa nafas panjang untuk membantu anda merasa relaks. Momen menyusui seharusnya menjadi momen menyenangkan dan mempererat ikatan batin antara anda dan bayi anda, bukan momen yang membuat stress.

  1. Bantu Bayi Anda Menemukan Posisi Yang Tepat

Dalam proses menyusui, bayi anda akan mencoba menemukan posisi yang paling ideal untuknya. Perhatikan posisi yang paling nyaman untuk bayi anda sehingga memudahkan mereka untuk minum. Setiap bayi mungkin berbeda, tapi ada beberapa hal yang bisa menjadi acuan untuk anda:

  • Bayi anda sebaiknya berada di posisi di mana mulut bayi berada satu level ketinggian dengan puting anda.
  • Temukan posisi dimana bayi anda tidak harus menolehkan atau memiringkan kepala.
  • Sebisa mungkin, mulut bayi mengempeng atau menempel pada seluruh bagian aerola payudara anda, tidak hanya bagian puting saja.
  • Pastikan hidung bayi tidak menempel atau tertutupi payudara anda.

Meskipun demikian, jangan memaksakan posisi apapun pada bayi anda. Biarkan bayi anda menemukan posisi yang paling nyaman dan pastikan ia bisa bernafas dengan tenang.

  1. Tenang, ASI Bocor Itu Normal

Dalam beberapa minggu pertama menyusui, umum terjadi bila ASI anda merembes atau bocor. Hal ini sangatlah normal. Bocornya ASI bisa disebabkan anda mendengar bayi lain yang menangis, atau ketika anda belum menyusui bayi anda dalam jangka waktu beberapa jam. Merembesnya ASI juga bisa disebabkan ketika anda sedang memikirkan tentang bayi anda, atau anda sedang dalam perasaan emosi yang kuat. Kebocoran ASI ini akan berkurang dengan sendirinya dan anda bisa menggunakan breast pad atau bantalan payudara untuk menyerap kebocoran ASI.

  1. Rawatlah Kulit Anda

Kulit payudara sangatlah halus dan sensitif. Ketika anda sering menyusui, kulit payudara anda dapat menjadi kering, pecah-pecah dan teriritasi. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit ketika menyusui. Lakukan hal berikut untuk menjaga kulit payudara anda:

  • Jangan membersihkan payudara anda terlalu sering. 1 sampai 2 kali per hari sudah cukup.
  • Setelah menyusui, keringkan payudara anda dengan kain lembut.
  • Keluarkan payudara anda secara bekala untuk menghindari iritasi karena gesekan kain baju.
  • Setelah menyusui, gunakan pelembut kulit berbahan alami seperti Minyak Biji Kelor atau Minyak Zaitun.

  1. Jangan Khawatir, ASI Anda Cukup Kok

Produksi ASI tergantung pada kebutuhan bayi anda. Ketika bayi anda menyusu, hal ini akan merangsang produksi hormon prolaktin dan oksitosin yang akan merangsang produksi ASI. Tapi hal ini tidak akan terjadi sejak awal bayi anda menyusu, karena payudara anda sudah mempersiapkan untuk memproduksi ASI sejak masa kehamilan.

Jadi, jangan khawatir! Semakin sering bayi anda menyusu, semakin besar produksi ASI anda.

Pada 3 hari pertama menyusui, mungkin anda memperhatikan ada cairan kental berwarna oranye kekuningan keluar dari payudara anda. Jangan panik, karena cairan itu adalah kolostrum dan cairan itu sangat diperlukan bayi anda saat ini. Kolostrum adalah cairan yang sangat bernutrisi dan mengandung antibodi kuat yang dapat meningkatkan sistem imunitas bayi anda.

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh Anda

Ketika menyusui, kebutuhan cairan anda akan meningkat. Untuk itu, sangat penting untuk memperbanyak minum air putih agar produksi ASI anda tetap terjaga. Sebagai acuan, minumlah 1 gelas air putih setelah anda menyusui. Ya, setiap kali anda menyusui, minumlah 1 gelas air putih. Hal ini akan memastikan produksi ASI anda cukup dan membuat anda tetap terhidrasi.

  1. Konsumsi Makanan Bernutrisi Tinggi

Tubuh anda membutuhkan nutrisi yang cukup untuk memproduksi ASI yang dibutuhkan oleh bayi anda. Perbanyak konsumsi buah-buahan, telur, ikan, susu rendah lemak. Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein, minuman beralkohol dan juga hindari asap rokok.

Selain itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi sayuran yang bernutrisi tinggi. Salah satu sayuran bernutrisi tinggi yang dapat meningkatkan produksi ASI adalah daun kelor. Menurut hasil penelitian, daun kelor kaya akan nutrisi dan bergizi tinggi, serta dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI anda.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat daun kelor untuk ibu menyusui, klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *