fbpx
 

Kelor Untuk Asam Urat

Kelor Untuk Asam Urat

Asam Urat

Asam urat atau dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan gout adalah suatu kondisi medis dimana terjadi gangguan metabolisme asam urat di dalam tubuh. Akibatnya terjadi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Kristal asam urat yang berlebihan akan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan inflamasi (peradangan) pada persendian (artritis).

Gout yang kronis (jangka panjang) dapat menyebabkan penumpukan asam urat baik di dalam maupun di sekitar persendian. Pada akhirnya hal ini dapat menurunkan fungsi ginjal hingga membentuk batu ginjal.

Diagnosis

Proses diagnosis asam urat (gout) dilakukan lewat pengumpulan informasi mengenai keluhan yang dirasakan oleh penderitanya. Selanjutnya bisa dilakukan pemeriksaan dengan melihat cairan yang ada disekitar sendi (synovial fluid). Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menemukan adanya kristal-krital asam urat.

Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan darah dan pemeriksaan urine. Melalui pemeriksaan ini dapat dipastikan bila terjadi peningkatan asam urat dan kristal-kristal asam urat.

Kriteria untuk mencurigai adanya asam urat adalah munculnya nyeri yang berlangsung cepat dan peradangan sendi. Peradangan ini dapat berpindah dari satu sendi ke sendi yang lain, terutama di sendi jempol kaki. Keluhan nyeri biasanya akan hilang setelah serangan.

Gejala

Gejala awal asam urat (gout) yang umunya dirasakan oleh penderitanya, panas, kemerahan dan pembengkakan pada sendi yang terjadi secara tiba-tiba. Persendian yang sering mengalami serangan adalah persendian kecil seperti ibu jari kaki. Beberapa sendi lain yang dapat terkena ialah pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku.

Pada serangan akut penderita gout dapat timbul demam dan nyeri hebat pada sendi yang biasanya bertahan berjam-jam sampai seharian. Seiring berjalannya waktu, serangan gout akan timbul lebih sering dan lebih lama.

Kristal-kristal asam urat dapat membentuk tophi (benjolan keras namun tidak nyeri disekitar sendi) di luar persendian. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan serta di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki. Selain itu dapat ditemukan juga pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki), dan pita suara (sangat jarang terjadi).

Kelor, Obat Alami Asam Urat

Dalam  ilmu  pengobatan  tradisional  Indonesia,  salah  satu  bahan  alam  yang belum  banyak  digunakan  di  masyarakat  adalah  tanaman kelor.  Biji  dan  daun  kelor  yang  masih  muda  dikonsumsi  sebagai  sayur, sedangkan daunnya sering digunakan sebagai alternatif alami yang dapat mengurangi  rasa  nyeri  pada  persendian.  Pemanfaatan  tanaman  kelor,  terutama  daun  dan  biji sering  digunakan sebagai  alternatif  alami  pengobatan  rheumatik  dan  asam urat.

Menurut  Raharjo dan  Tan  (1979)  dalam  tanaman  kelor  diduga  terdapat  zat  aktif  yang  mampu menurunkan  rheumatik  dan  asam urat.  Diantara  zat  aktif  yang  diduga  bermanfaat tersebut  adalah  alkaloid  dan  flavonoid.  Kedua  senyawa  ini  diduga  efektif  menurunkan  rasa  nyeri  akibat  reumatik,  dan  bersifat  anti  inflamasi  dan  anti analgesik.  Ganiswara  (1995)  menambahkan,  kandungan  alkaloid  tanaman  kelor yang  dapat  menurunkan  rasa  nyeri  akibat  rheumatik  adalah kolkisin.  Kolkisin mempunyai  khasiat  anti  inflamasi  dan  analgesik  yang  spesifik  untuk  encok dengan  efek  cepat  yaitu  0,5  –  2  jam  setelah  serangan  akut.

Menurut Tahupeiory (1996) flavonoid dan alkaloid yang  terdapat  pada  suatu  tanaman  mampu  menghambat  sintesis  asam  urat  dan mendegradasikannya.  Pada tahun 2008, Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Putra Universitas di Malaysia, menerbitkan penelitian yang bertujuan untuk menguji apakah Kelor memiliki aktivitas Antinociceptive dan Anti-inflamasi, seperti halnya obat yang digunakan dalam pengobatan modern seperti NSAID (non-steroid anti-inflammatory drugs). Penelitian ini menemukan bahwa daun kelor memiliki aktivitas zat antinociceptive dan anti-inflamasi, bahkan dalam jumlah tinggi. Ini pun berarti bahwa benar Kelor digunakan dalam pengobatan tradisional India sebagai pengobatan untuk Arthritis dan Asam urat.

Kelor adalah pohon yang telah digunakan sebagai makanan dan obat-obatan alami sepanjang sejarah. Dengan kembali ke pengobatan alami dan herbal, Kelor menawarkan solusi luar biasa untuk berbagai kondisi medis, salah satunya asam urat.

6 Comments
  • efferdinandus
    Posted at 10:06h, 24 August Reply

    Untuk penderita asam urat akut sebaiknya minum yang kapsul daun kelor atau kapsul biji kelor..? terima kasih.

    • felixbram88
      Posted at 10:14h, 24 August Reply

      Untuk proses penyembuhan, kami sarankan konsumsi kombinasi kapsul daun dan kapsul biji. Kapsul daun sebagai nutrisi, kapsul biji untuk detox nya. Terima kasih

  • Set Meja Makan Mewah Eropa
    Posted at 13:36h, 23 March Reply

    hallo apakah artikel ini boleh saya jadikan ebook ? dan share gratis?

    • felixbram88
      Posted at 16:57h, 26 March Reply

      Halo, iya boleh silahkan

  • Riski
    Posted at 19:42h, 08 May Reply

    Apakah ada efek samping mengkonsumsi daun kelor sebagai obat?terimakasih

    • felixbram88
      Posted at 20:08h, 19 June Reply

      Sampai saat ini belum ada efek samping mengonsumsi kelor, asalkan konsumsinya tidak berlebihan.

Post A Comment